Lives. Stories and Ideas

Ini Julia, hari ini Reska cuti sehari jadi kita bisa keluar kota lamaan dikit. Berangkat pagi ke Madura demi Bebek Sinjay yang legendaris itu. Ini pertama kali buat gw beneran menginjakkan kaki ke Pulau Madura!

Berangkat dari rumah jam 8.30 pagi, sampai Bangkalan, Madura sekitar jam 10-an. Perjalanan lewat jalan tol lumayan lancar tapi membosankan seperti biasanya karena yang diliat itu-itu aja haha. Pertama kali juga melewati jembatan Suramadu yang hits di era pak SBY, ternyata sekarang gratis. Kata Reska dulunya bayar tapi kabar terakhir tahun 2018 Pak Presiden Jokowi membebaskan biaya jembatan Suramadu ini untuk meningkatkan ekonomi masyarakat Madura. Alhamdulillah.

Hari ini, Madura sangat panas dan terik. Katanya sih emang setiap hari kaya gini, karena dekat laut kan jadi wajar kalau panas terik, rasanya seperti ada lima matahari di atas kepala haha. Alhamdulillah sampai lokasi, rumah makannya masih lumayan sepi dan antreannya juga ngga terlalu banyak.

 

Satu porsi bebek goreng, nasi, sambal mangga (ini yang khas dari restoran ini) plus minum es teh atau es jeruk harganya ngga lebih dari 30 ribu. Alhamdulillah harga terjangkau, rasa sungguhlah wuenaaaakkk!

Setelah makan bebek sampai kenyang, kita lanjut menuju Surabaya. Awalnya sih rencananya mau keliling kota Surabaya aja, karena ini adalah kota kenangan buat gw sama Reska - pertama kali ketemu di sini. Entah kalau saat itu gw ngga magang di Surabaya, gw mungkin ngga ketemu dia dan ngga nikah sama dia. Namanya juga rahasia Allah, ngga ada yang tau.

Semua sudah ditulis oleh NYA

Pas lewat Museum Kapal Selam di daerah Delta plaza, Lanang pengen lihat dan foto katanya. Yaudah, gw turun sama Lanang dan masuk ke museum itu. Harga tiketnya 15 ribu per orang. Bisa puas masuk ke kapal selamnya, foto-foto dan diakhiri menonton film tentang angkatan laut (kurang lebih lima belas menit filmnya). Lanang seneng banget bisa masuk kapal selam. Hebat ya TNI AL kita, punya kapal segede itu dan bisa mengoperasikannya dengan baik dan benar. Film-nya bagus banget dan teryata dibikin pada tahun 1998.

Abis dari museum ini, kita memutuskan untuk kembali ke Malang melalui tol dan hanya membutuhkan waktu sekitar satu setengah jam! Hari ini puas, makan, jalan-jalan dan mengenang masa itu di Surabaya.

Sekian cerita hari ini, sampai jumpa besok!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Do NOT follow this link or you will be banned from the site! menu