Lives. Stories and Ideas

Ini Julia, hari ini seperti hari-hari sebelumnya. Sarapan-sekolah online-workout-kidsclub-makansiang hahaha. Seperti biasanya juga, nungguin Reska kelar kerja baru kita jalan-jalan. Kemana lagi kalau ngga ke pantai sore-sore. Alhamdulillah cuaca sangat cerah dan Lanang bisa menikmati puas main ombak di pantai.

Sore ini kita memutuskan untuk jalan ke pantai yang agak jauh dari Seminyak, yaitu pantai Jimbaran. Sekalian juga kita mau makan seafood langganan kita "Menega". Setiap orang kayaknya apal dan ini jadi tempat yang super wajib kudu didatengin kalau ke Bali. Lebay! Ngga sih, karena emang enak. Apalagi kerang ijonya. Astaga, kami bisa pesan 2kg sendiri. Nyam!


Ngomongin soal harga, kita pesan agak barbar kali ini
1 Ikan Gurame Bakar (entah berapa kg, tapi lumayan besar)
2 kg Kerang Ijo
1 Cah Kangkung
Nasi untuk tiga orang
1 Es Kelapa Muda-Jeruk
2 Es Teh Tawar


Total ngga sampai 500k IDR, lumayan lah. Bonusnya, bisa duduk santai dipinggir pantai Jimbaran, Lanang bisa main pasir-ombak dan reska bisa lari-larian sendiri kaya orang gila dan gue tetap chill, baca buku sambil liat sunset.

It is worth it!

Dulu ada temen yang pernah bilang, ada Menega buka di Jakarta. Entah cabang atau franchise. Jujur sih, gw ga tertarik cobain yang di Jakarta karena gw percaya makan di tempat aslinya jauh-jauh-jauh lebih enak. Tapi mungkin ini pendapat gw seorang aja ya, bisa jadi orang lain akan berpendapat yang berbeda. 

Pantai Jimbaran ombaknya lebih tenang dibandingkan di Pantai Seminyak. Lanang bisa puas main ombak sampai ke agak tengah laut. Tentu saja ditemani Papa. Mamanya kemana? Ya duduk manislah di meja Menega sambil nyeruput es teh sambil berkhayal ada apa ya di 2021?

Ada apa gengs kira-kira di 2021 selain vaksin corona?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Do NOT follow this link or you will be banned from the site! menu