Lives. Stories and Ideas

Ini Julia, dari Jimbaran sekarang kita pindah ke Ubud. Sebelum check in hotel, kita harus dan wajib mampir dan makan nasi ayam Ibu Mangku Kedewatan, Ubud. Ini nasi ayam yang menurut gw rasanya enak dan porsinya pas. Untuk harga, ini sangat-sangat terjangkau!

Abis isi perut, kita menuju hotel Alila Ubud. Hotelnya emang agak nyelip nih. Dari pintu masuk di pinggir jalan, butuh sekitar sepuluh menit berkendara untuk masuk ke dalam, lewat sawah-sawah yang membentang luas, dan kalau malam, gelapnya bukan main sih. Jadi better bawa mobil sendiri ya, kalau jalan kaki sih gw sangat ngga rekomen, takutnya ada yang nemenin nanti. Untuk review hotel Alila Ubud nanti Reska yang akan tulis, itu tugas dia.

Untuk makan malemnya, kita memutuskan untuk cari di sekitar hotel. Setelah keliling sekitar hotel, akhirnya kita berhasil menemukan angkringan! Nah, meskipun angkringan judulnya, tapi tempatnya sangat nyaman, seperti restoran biasa dan porsinya pas di perut, plus harganya sangat-sangat terjangkau! 

Kita sekeluarga makan sampai kenyang dan puas cuma bayar 70ribuan! Mantuls banget. Jadi, ini bisa jadi referensi buat tempat makan di Ubud yang enak di perut dan enak di kantong! 

Jalanan di Ubud kalau malam agak sepi beda dibanding sebelumnya. Ya mungkin karena pandemi juga ya, tapi ada beberapa toko yang nampaknya tutup secara permanen karena pandemi ini. 

Tujuan kita nginep di Ubud ini memang lebih di hotel aja, leyeh-leyeh, males-malesan aja sih. Tiap sore Ubud hujan, jadi lebih nyaman dan enak buat tidur-tiduran. Berenang aja di kolam renang hotel yang tersedia. Lanang juga udah happy!

Semangat! Sampai jumpa besok!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Do NOT follow this link or you will be banned from the site! menu